Direktur Pendidikan Katolik Kemenag RI Audiensi dengan Bupati Sikka, Perkuat Komitmen Penegerian SMAK dan Peningkatan Mutu Pendidikan
Maumere (Kemenag)---Komitmen memperkuat mutu dan memperluas akses pendidikan keagamaan Katolik di Kabupaten Sikka kembali ditegaskan melalui audiensi antara Direktur Pendidikan Katolik Kementerian Agama Republik Indonesia, Albertus Triyatmojo, dan Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, Selasa (24/2/2026), di Ruang Kerja Bupati Sikka.
Pertemuan strategis tersebut dihadiri Tim Visitasi Penilai, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sikka, para Ketua Yayasan, Kepala SMAK se-Kabupaten Sikka, serta Pelaksana Tugas Kepala Bidang Pendidikan Katolik Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTT. Audiensi berlangsung dalam suasana kolaboratif dengan fokus pada penguatan kebijakan pendidikan yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Dalam audiensi tersebut, Direktur Pendidikan Katolik Kementerian Agama RI menegaskan bahwa proses penegerian dua Sekolah Menengah Agama Katolik (SMAK), yakni SMAK St. Petrus Kewa Pante dan SMAK St. Benedictus Palu’e, merupakan bagian dari agenda prioritas penguatan pendidikan keagamaan di daerah.
Ia menekankan bahwa proses penegerian harus dilaksanakan sesuai regulasi, terukur, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan pendidikan. Penegerian dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat tata kelola kelembagaan, peningkatan sarana dan prasarana, serta penguatan kualitas sumber daya manusia.
Direktur Pendidikan Katolik juga menyampaikan bahwa seluruh aspek teknis, mulai dari kesiapan lahan hingga dukungan pemerintah daerah, menjadi perhatian serius agar proses alih status benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi muda di Kabupaten Sikka.
Selain membahas rekomendasi teknis penegerian dua SMAK tersebut, audiensi turut menyoroti permohonan pembebasan lahan akses jalan menuju SMAK St. Maria Monte Carmelo. Ketersediaan akses jalan yang memadai dinilai penting untuk mendukung kelancaran proses pembelajaran serta keselamatan warga sekolah.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Sikka menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Kementerian Agama Republik Indonesia terhadap pengembangan pendidikan keagamaan di wilayahnya. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sikka mendukung penuh upaya penegerian SMAK sebagai investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia.
Bupati Sikka juga menyatakan komitmen pemerintah daerah untuk menindaklanjuti aspek teknis yang menjadi kewenangan daerah, termasuk dukungan terhadap penyediaan akses dan sarana pendidikan, melalui sinergi lintas sektor.
Audiensi ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat pengembangan pendidikan keagamaan Katolik di Kabupaten Sikka secara menyeluruh, mencakup peningkatan kompetensi pendidik, penguatan tata kelola kelembagaan, serta pembinaan karakter peserta didik.
Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan penyelenggara pendidikan, diharapkan kebijakan yang dihasilkan bersifat transformatif, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi kemajuan pendidikan keagamaan Katolik di Nian Tana Sikka.***
Foto dan Penulis: Yodi Alo
Editor : Kurniadi