Kunjungan Kemenag Malaka di Paroki St. Lukas Wekfau Perkuat Pelayanan Umat dan Dorong Pengembangan Pendidikan Keagamaan
Betun (Kemenag) --- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malaka, Herman Yosep Reda Lete, melakukan kunjungan kerja sekaligus dialog pastoral di Paroki St. Lukas Wekfau, Selasa (24/02/2026). Kunjungan tersebut menjadi momentum dialog pastoral bersama Pastor Paroki, RD Mikael Maumabe, serta sejumlah tokoh umat, tokoh adat, dan tokoh pemerintah setempat.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan terbuka, Kakankemenag Malaka mendengarkan secara langsung berbagai kebutuhan pastoral dan pelayanan umat di wilayah paroki. Dialog ini bertujuan memastikan program pembinaan dan pelayanan keagamaan pemerintah benar-benar menjawab realitas kehidupan umat di lapangan.
Pastor Mikael menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kehadiran Kemenag Malaka di tengah umat. Menurutnya, kunjungan tersebut memberi ruang bagi paroki untuk menyampaikan harapan sekaligus memperkuat kerja sama pastoral dengan pemerintah.
“Kami merasakan bahwa Kemenag hadir tidak hanya sebagai lembaga administratif, tetapi sebagai mitra pelayanan iman. Melalui bimbingan dan penyuluhan rohani yang rutin dilakukan para penyuluh agama Katolik di wilayah paroki, umat semakin terbantu dalam pendalaman iman, pembinaan keluarga, serta penguatan kehidupan menggereja di lingkungan basis,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa dampak nyata dari kegiatan penyuluhan terlihat dalam meningkatnya partisipasi umat dalam doa lingkungan, kegiatan kategorial, serta kesadaran orang tua untuk mendampingi pendidikan iman anak-anak. Penyuluhan juga membantu umat menghadapi persoalan sosial dan keluarga dengan pendekatan iman yang lebih matang.
Selain menyerap aspirasi pastoral, pertemuan strategis tersebut juga membahas rencana pengembangan institusi pendidikan keagamaan di wilayah paroki, yakni pendirian Sekolah Menengah Agama Katolik (SMAK) St. Mikael dan Taman Seminari St. Yohanes Rasul. Kehadiran kedua lembaga pendidikan ini diproyeksikan sebagai pilar utama dalam mencetak generasi muda Katolik yang unggul secara intelektual, kokoh dalam iman, serta memiliki kedalaman karakter kristiani.
Kakankemenag Malaka menyambut baik gagasan tersebut dan menegaskan kesiapan Kemenag untuk mendampingi proses perencanaan sesuai ketentuan yang berlaku. Ia berharap inisiatif ini dapat menjadi investasi jangka panjang bagi pembinaan iman serta pengembangan sumber daya manusia Katolik di Rai Malaka. **
Pewarta dan Fotografer: Laurens Wolo
Editor : Ete