Kemenag Ende Melalui Mercusuar Voice Hadirkan Damai Rohani di Tengah Umat
Ende (Kemenag)--- Kementerian Agama Kabupaten Ende terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan keagamaan yang berdampak nyata bagi umat. Melalui Kelompok Paduan Suara Mercusuar Voice, Kemenag Ende hadir memberikan pelayanan rohani dan spiritual dalam Perayaan Ekaristi yang berlangsung di Paroki St. Marinus Puurere, Senin malam, (9/2/2026).
Perayaan Ekaristi yang berlangsung khidmat tersebut semakin bermakna dengan iringan lagu-lagu liturgi yang dibawakan oleh Mercusuar Voice. Harmoni suara yang dipersembahkan tidak hanya memperindah liturgi, tetapi juga membantu umat menghayati doa dan perayaan iman secara lebih mendalam.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ende, Nikolaus Nama Payon yang diwakili oleh Kepala Seksi Urusan Agama Katolik, Yosef Jemali, dalam pesannya menyampaikan bahwa kehadiran Mercusuar Voice merupakan wujud nyata pelaksanaan tugas dan fungsi Kementerian Agama dalam melayani umat. Hal ini sejalan dengan semangat Asta Protas Kementerian Agama, khususnya dalam menghadirkan pelayanan publik yang berdampak dan menyentuh langsung kehidupan iman masyarakat.
“Pelayanan melalui musik liturgi ini adalah salah satu strategi Kemenag Ende untuk menghadirkan Kementerian Agama yang benar-benar berdampak pada pembinaan iman dan kehidupan spiritual umat. Musik liturgi bukan sekadar alunan nada, tetapi merupakan sarana doa yang menyatukan hati umat dalam pengabdian dan pujian kepada Tuhan,” ungkap Yosef Jemali.
Ia menegaskan bahwa anggota Mercusuar Voice yang terdiri dari para penyuluh agama Katolik dan pegawai Kementerian Agama Kabupaten Ende memiliki komitmen yang sama untuk menghadirkan pelayanan yang berdampak. Melalui talenta dan pengabdian mereka, Kemenag Ende berupaya membangun kedekatan umat dengan Tuhan serta memperkuat kehidupan spiritual di tengah masyarakat.
Sementara itu, salah seorang penyuluh agama Katolik sekaligus anggota Mercusuar Voice, Firmus Rhaki, mengungkapkan kesannya atas keterlibatan kelompok ini dalam pelayanan liturgi. Menurutnya, kehadiran Mercusuar Voice menjadi salah satu cara konkret untuk menghadirkan pelayanan Kementerian Agama yang dirasakan langsung oleh umat.
“Kami melihat bahwa pelayanan melalui paduan suara ini memberi ruang bagi kami untuk melayani dengan cara yang berbeda, namun berdampak. Lewat musik liturgi, kami membantu umat berdoa, merasakan kehadiran Tuhan, dan memperdalam iman mereka,” ujar Firmus.
Ia menambahkan bahwa pelayanan semacam ini juga menjadi sarana pewartaan iman yang efektif, karena menyentuh sisi batin umat secara lebih mendalam. Mercusuar Voice diharapkan terus menjadi terang dan sarana pelayanan rohani yang menguatkan iman umat di berbagai paroki.
Kehadiran Mercusuar Voice dalam Perayaan Ekaristi di Paroki St. Marinus Puurere menegaskan peran Kementerian Agama Kabupaten Ende sebagai mitra umat dalam membangun kehidupan beragama yang harmonis, mendalam, dan berakar pada nilai-nilai spiritual. Melalui pelayanan yang berdampak, Kemenag Ende terus berupaya menghadirkan negara yang hadir dan melayani umat hingga ke altar kehidupan iman mereka.**
Pewarta: Elpi Lau
Foto : Ronald Fahik
Editor: Tryles