Literasi Zakat Jadi Fokus Pembinaan Ramadan di MAS Waingapu
Waingapu (Kemenag) --- Upaya penguatan literasi zakat sebagai instrumen pembangunan umat terus dilakukan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumba Timur melalui edukasi kepada generasi muda. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian Pesantren Kilat Ramadan 1447 Hijriah di Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Waingapu, Kamis (26/2/2026), dengan tujuan menumbuhkan kesadaran sosial, empati, serta tanggung jawab kolektif peserta didik.
Penyuluh Agama Islam Kemenag Sumba Timur, Ruhullah Ismail, menyampaikan bahwa zakat memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat. Zakat dipahami sebagai instrumen pemerataan kesejahteraan, pengentasan kemiskinan, serta pengurangan kesenjangan sosial apabila dikelola secara profesional, transparan, dan tepat sasaran.
Dalam pemaparannya, ia menguraikan ketentuan dasar zakat secara sistematis, meliputi jenis-jenis zakat, syarat wajib, perhitungan nisab, hingga prinsip tata kelola dan pendistribusian yang efektif. Penguatan pemahaman tersebut dinilai penting sebagai fondasi pembentukan karakter peserta didik yang religius dan memiliki kepedulian sosial.
Ia menegaskan bahwa literasi zakat sejak dini diharapkan mampu membentuk generasi yang tidak hanya memahami kewajiban keagamaan, tetapi juga memiliki kesadaran untuk berkontribusi dalam pembangunan sosial melalui praktik zakat, infak, dan sedekah.
Selain itu, peserta didik didorong untuk membiasakan infak dan sedekah sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Pengelolaan zakat secara produktif juga diperkenalkan sebagai upaya mendukung kemandirian ekonomi mustahik melalui program pemberdayaan yang berkelanjutan.
Kepala MAS Waingapu, Ayatullah Syariah Duka, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Penyuluh Agama Islam sebagai narasumber dalam kegiatan Pesantren Kilat Ramadan. Menurutnya, materi zakat yang disampaikan relevan dalam memperkuat karakter religius dan kepedulian sosial peserta didik, sekaligus memperluas pemahaman mereka terhadap fungsi zakat dalam kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan pembinaan keagamaan Ramadan di lingkungan MAS Waingapu dengan melibatkan Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Sumba Timur sebagai narasumber. Melalui edukasi tersebut, Kemenag Sumba Timur menegaskan komitmennya menghadirkan pembinaan keagamaan yang substantif dan berdampak dalam membentuk generasi yang religius, peduli sosial, dan berkontribusi bagi pembangunan umat.***
Pewarta : AT
Foto : Ansari
Editor : Kurniadi