Membuka Pintu Harapan: Kesempatan Kedua bagi Warga Binaan
Ba'a (Kemenag) --- Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rote Ndao melalui Penyuluh Agama Kristen, Femlyana Ledoh, S.Th., kembali melaksanakan bimbingan dan penyuluhan (Bimlu) bagi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Ba'a, Rabu (25/02/2026).
Dalam malksanakan bimbingan rohani, Femlyana mengutip nas Alkitab 2 Korintus 5:17 yang berbunyi: "Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang." Ia menekankan bahwa masa lalu yang kelam tidak pernah menjadi penghalang bagi kasih dan pengampunan Tuhan.
"Setiap pribadi memiliki kesempatan kedua. Pengampunan Tuhan bukan sekadar menghapus kesalahan masa lalu, melainkan memulihkan hati yang terluka dan pikiran yang kacau, serta memberikan pengharapan sejati untuk menata masa depan," ujarnya.
Lebih lanjut, ia mendorong para warga binaan untuk menjadikan masa pembinaan di Lapas sebagai momentum "metanoia" atau perubahan paradigma hidup dan mengajak mereka aktif dalam program rehabilitasi, rutin membaca Alkitab, dan mengasah keterampilan baru sebagai bekal saat kembali ke masyarakat nantinya.
"Tuhan tidak pernah menyerah atas hidup kita. Manfaatkan waktu di sini untuk bertumbuh dalam iman dan karakter. Carilah mentor rohani dan tetaplah bersekutu, agar saat keluar nanti, saudara-saudara benar-benar menjadi pribadi yang baru dan berdampak positif bagi lingkungan," tambahnya.
Femlyana Ledoh mengajak para warga binaan untuk menyongsong masa depan dengan iman, harapan, dan kasih. Percayalah bahwa Tuhan akan memberikan kita kesempatan untuk membuktikan bahwa kita telah berubah menjadi lebih baik. Dengan adanya penyuluhan ini, diharapkan para warga binaan dapat merasakan kasih dan pengampunan Tuhan, serta termotivasi untuk menjalani hidup yang baru dengan penuh harapan dan keyakinan.**
Pewarta/Fotografer : Ofrida/ Ria
Editor : Ete