Kakan Kemenag Ende Melakukan Pemeriksaan Kelengkapan Sarana dan Prasarana Pendidikan Di SMAKN St. Thomas Morus
Ende (Kemenag)---Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ende, Nikolaus Nama Payon, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Sekolah Menengah Atas Katolik Negeri St. Thomas Morus Ende, Senin (23/02/2026). Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan secara langsung kelengkapan sarana dan prasarana pendidikan, khususnya fasilitas laboratorium komputer dan perpustakaan.
Dalam keterangannya, Nikolaus menegaskan bahwa pimpinan satuan kerja memiliki tanggung jawab untuk mengetahui kondisi riil setiap unit kerja yang berada di bawah koordinasinya. Menurutnya, sidak merupakan bagian dari tanggung jawab institusional dalam memastikan pemanfaatan fasilitas pendidikan yang telah disediakan negara melalui Kementerian Agama Republik Indonesia berjalan secara optimal.
Ia menekankan bahwa inspeksi tersebut bukan semata-mata bersifat administratif, melainkan sebagai instrumen manajerial untuk memastikan kesesuaian antara laporan tertulis dengan kondisi faktual di lapangan. “Pemeriksaan langsung diperlukan agar pimpinan dapat memahami tantangan nyata yang dihadapi unit kerja, sekaligus mengidentifikasi hambatan yang mungkin tidak terungkap dalam laporan rutin,” ungkapnya.
Kepada kepala sekolah dan tenaga pendidik SMA Katolik Negeri St. Thomas Morus Ende, Nikolaus menyampaikan komitmen untuk terus melakukan pemantauan terhadap proses penyelenggaraan pendidikan pada seluruh satuan pendidikan di lingkungan Kemenag Ende. Ia menegaskan bahwa pengawasan aktif merupakan bagian penting dalam menjaga mutu layanan pendidikan dan akuntabilitas kelembagaan.
Kehadiran pimpinan secara langsung di satuan pendidikan tersebut menjadi penegasan komitmen Kemenag Kabupaten Ende dalam mengawal terselenggaranya pendidikan yang berkualitas, melalui ketersediaan sarana pembelajaran yang memadai dan berfungsi sesuai kebutuhan peserta didik. Langkah ini sejalan dengan Asta Protas Kementerian Agama, khususnya dalam upaya penguatan kualitas sumber daya manusia dan peningkatan mutu layanan pendidikan keagamaan.**
Foto: Yohanes Bagani
Pewarta: Yhano Servas
Editor : Kurniadi