Penyuluh Agama Kristen Kemenag Sabu Raijua Ajak Anak TBM Ama Ina Peduli Lingkungan
Sabu Raijua (Kemenag) — Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sabu Raijua, Penihas Wila Huky, S.Th., melaksanakan aksi peduli lingkungan bersama kelompok binaan Taman Baca Menia (TBM) Ama Ina. Kegiatan tersebut diwujudkan melalui aksi pembersihan sampah di kawasan Kolam Ei Mada Bubu, Desa Menia, Kecamatan Sabu Barat, pada Selasa (17/02/2026).
Kegiatan ini bukan sekadar aksi kebersihan biasa, melainkan sebuah gerakan edukatif untuk menanamkan kesadaran sejak dini mengenai pentingnya menjaga kelestarian alam. Anak-anak binaan terlihat antusias mengikuti kegiatan dengan membawa karung masing-masing guna mengumpulkan sampah plastik yang berserakan di sekitar area kolam. Semangat mereka mencerminkan kepedulian yang tumbuh dari hasil pembinaan yang berkelanjutan.
Aksi ini menjadi media pembelajaran nyata mengenai tanggung jawab sosial. Anak-anak diajak untuk memahami bahwa menjaga kebersihan fasilitas umum bukan hanya tugas pemerintah atau pengelola semata, melainkan kewajiban bersama sebagai bagian dari masyarakat. Melalui praktik langsung ini, nilai-nilai disiplin, kerja sama, dan kecintaan terhadap lingkungan ditanamkan secara konkret.
Partisipasi aktif anak-anak tersebut turut menarik perhatian warga serta pengunjung kolam. Salah seorang pengunjung menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai teladan positif bagi generasi muda lainnya. Kehadiran anak-anak yang peduli lingkungan ini menjadi inspirasi sekaligus pengingat bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah yang sederhana.
Menurut Penihas Wila Huky, pembinaan keagamaan tidak hanya diwujudkan melalui penyampaian materi di ruang belajar, tetapi juga melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Menjaga kebersihan dan kelestarian alam dipandang sebagai implementasi nilai iman serta bentuk tanggung jawab manusia terhadap ciptaan Tuhan.
Setelah kegiatan pembersihan selesai, anak-anak menikmati kebersamaan di kawasan Kolam Ei Mada Bubu sebagai bentuk ungkapan syukur atas lingkungan yang telah bersih. Momentum tersebut menjadi penutup kegiatan yang sarat makna, mempererat tali persaudaraan, sekaligus menegaskan bahwa pembinaan berbasis aksi nyata mampu membentuk karakter generasi yang peduli, beriman, dan bertanggung jawab.
Pewarta : Nengsi
Fotografer : Penihas
Editor : Luisa