Selasa, 16 Juli 2013, 15:39 –
MADRASAH IIBTIDAIYAH SWASTA AL-ANSHAR KUPANG “Unggul dalam IPTEK, terdepan dalam IMTAQ”

Kupang (Inmas) – Madrasah Ibtidaiyah Swasta Al-Anshar :Unggul Dalam Ilmu Pengetahuan, Terdepan Dalam Iman dan Taqwa”. Ungkapan ini disampaikan oleh Kepala Madrasah Ibtidaiyah Al-Anshar Armin Pane, S.S, pada saat acara Penerimaan Raport dan Wisudah Hafidz dan Hafidzah Angkatan I Madrasah Ibtidaiyah Al-Anshar di Halaman Masjid Al-Anshar Alak Kupang.

Ungkapan ini bukan sekedar bualan kosong, akan tetapi sudah mulai pelan-pelan di wujudkan, ini terbukti dengan perbaikan sarana dan prasaran dengan adanya pembangunan gedung baru dan prasarana penunjang lainnya, serta perekrutan guru-guru yang sesuai dengan disiplin ilmu serta disiplin di dalam melaksanakan tugas mengajar. Kemudian pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar tertib dan lancar sesuai dengan rencana yang telah di tetapkan. Dalam hal iman dan taqwa, Madrasah Ibtidaiyah Al-Anshar Alak Kupang mengadakan program Hafalan Al-Qur’an bagi anak-anak dan terbukti dengan di wisudanya beberapa siswa ada yang hafal 2 juz dan ada yang hafal 3 juz, disamping itu guru-guru yang mengajar di Madrasah Ibtidaiyah Al-Anshar wajib setor hafalan ke Ustadz Muhammad Azis Anwar Seorang Hafidz atau pengafal Al-Qur’an 30 Juz yang khusus di datangkan dari Jawa. Demikian penegasan yang disampaikan oleh Keala Madrasah Ibtidaiyah Al-Anshar Kupang.

Lebih lanjut Armin menambahakana acara Wisuda ini merupakan bagian dari pada Program tahunan MIS Al-Anshar, yang pada tahun ajaran 2012/2013 ini merupakan program tahunan yang dilaksanakan 1 kali dalam setahun, insya Allah di tahun ajaran 2013/2014 ini nanti akan dilaksanakan 2 kali setahun. Tahun lalu karena alasan pembimbing hafalan yang tidak ada, alhamdulillah pada bulan Mei kemarin ke datangan dua orang hafidz Al-Qur’an dari Jawa bersedia untuk mengabdi di MIS Al-Anshar, sehingga wisuda hafidz dan hafidzah di tahun 2014 nanti akan dilaksanakan dua kali, semester pertama dan semester kedua. Untuk itu saya mengharapkan kepada kita semua untuk membantu program ini, bapak/ibu orang tua mengontrol anak-anak di rumah menghafal Ak-Qur’an.

Sementara itu Yayasan yang dalam hal ini disampaikan oleh Drs. Ilyas Bebe, M.Pd, mengatakan Kegiatan Pembagian Raport dan wisuda hafidz dan hafidzah ini merupakan forum evaluasi bagi kita semua terutama bagi para orang tua siswa, apakah anak saya naik kelas atau tidak dan demikian juga dalam bidang hafalanya anak saya hafalannya sejauhmana. Kalau tidak naik kelas atau hafalannya kurang bagus, letak kelamahannya di mana, untuk kemudian debanahi atau diperbaiki.

Lebih lanjut Ilays Bebe mengatakan bahwa Peristiwa hari ini merupakan hal yang sangat luar biasa, karena keberhasilan anak-anak para hafidz dan hafidzah menghafal Al’Qur’an, merupakan hasil bimbingan para orang tua di rumah dan Bapak-Ibu guru di sekolah. Ini merupkan hal yang sangat luar biasa untuk kemudian dikembangkan terus.

Dalam Undang-Undang sistim Pendidikan Nasional menyebutkan bahwa orang tua adalah pendidik informal di rumah dan guru adalah pendidik formal di sekolah, oleh karena itu kerjasama orang tua dengan guru sangat di harapkan, jika anak-anak adalah masalah di rumah orang tua cepat kasih tau guru-guru di sekolah, sebaliknya jika anak-anak ini mengalami kesulitan di sekolah guru-guru harus cepat memberi tahu orang tuanya di rumah. Sehingga ada sinergitas, antara guru di sekolah dan orang tuan di rumah dalam meyelesaikan persoalan anak.

Pendidikan sangat penting sekali dimana di era globalisasi sekarang ini yang pengaruhnya sangat besar sekali kepada anak-anak kita, terutama budaya-budaya yang berbau negatif, maka pendidikan semacam ini menjadi sangat di butuhkan. Maka sejak dini kita harus tanamkan ilmu dan karakter yang baik sejak dini kepada ank-anak kita, karena tampilan anak-anak di luar adalah gambaran keluarganya di rumah.

Tanggung jawab guru di sekolah berkaitan dengan penanaman ilmu pengetahuan, tetapi karakter itu terbentuk sejak dari dalam kandungan seorang ibu tegas Ilyas Bebe.

Drs. Lukman Sara, M.Pd, mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kupang pada kesempatan yang sama mengatakan Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan tekhnologi, kecepatan informasi dan komunikasi, satu sisi berdampak posetif bagi kehidupan umat manusia, namun di lain sisi berdampak negatif bagi sikap dan perilaku kta semua terumata anak-anak kita. Maka boleh saya katakan bahwa Madrasah adalah benteng moral. Oleh karena itu perlu dijaga mutuhnya.

Mutu yang saya maksudkan adalah 1. Guru-guru harus memilik profesionalisme, guru-guru harus memiliki kualifikasi keilmuan yang sesuai dengan kurikulum yang ada. 2. Mutu Madrasah itu di tandai dengan Mutu sarana dan prasarana yang memadai, bangunan harus representatif. 3. Peningkatan proses pembelajaran, yaitu optimalisasi, maksimal guru-guru melakukan tugas dari jam 7 sampai dengan jam 14.00. 4. Anak-anak harus lulus UN niainya standar, tidak kalah dengan madrasah lain yang ada di Kota Kupang, termasuk sekolah negeri seperti SD inpres. Bahkan lebih bagus lagi, bahwa lulus UN MIS Al-Anshar nilainya dari kacamata Nasional kita juga punya nama. Mutu juga termasuk di dalamnya adalah pengembangan minat dan bakat siswa. Saya kepingin bahwa Madrasah ini, harus berkreasi. Jadi mutu itu bukan hanya memiliki nilai matematika yang bagus saja tetapi juga harus bisa hafal Al-Qur’an. Dengan demikian maka madrasah ini menjadi pilihan masyarakat untuk mensekolahkan anak-anaknya.

Untuk diketahui, hasil ujian akhir semester II : Kelas 1 Peringkat 1 : atas nama Inne Makrifatunnisa, Peringkat ke 2 atas nama Siti Ramadhani, peringkat ke 3 atas nama Wahidah Nurul Hidayati. Kelas II : Peringkat 1 atas nama Annisa Kurata’ayun, peringkat 2 atas nama Mohammad Sobari Abdallah, Peringkat 3 atas nama : Asrin. Kelas III : Peringkat 1 atas nama Saikhul Ahmad Fauzil Adzim, Peringkat 2 atas nama : Dwi Faradillah dan peringkat 3 atas nama : Nanda Putra S. Kelas IV : Peringkat 3 atas nama Insiro Rosihan, Peringkat 2 atas nama : Sulatri Murkasi dan peringkat 1 atas nama : Andari Putri. Juara Umum kali ini, atas nama Syaikhul Ahmad Fauzil Adzim dan Wisudawan terbaik karena menghafal Al-Qur’an 3 juz, memasuki juz yang ke 4. Wisuda Hafidz dan Hafidzah : Wisudawan atas nama Syaikhul Ahmad Fauzil Adzim, Wisuda Wati atas nama Andari Putri S, Aisyah Marfuah dan Sulastri Bedo. (Bernad****).

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.506012 detik
Diakses dari alamat : 10.1.7.64
Jumlah pengunjung: 715548
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.