Jumat, 5 Juli 2013, 10:05 – Kankemenag
Kemenag Kab. Ende : “Adakan Rapat Koordinasi Dan Kerja Tingkat Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ende”

Ende (Inmas) – Bertempat di aula Amal Bhakti Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ende, Kamis, 4 Juli 2013, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ende mengadakan Rapat Koordinasi dan Kerja tingkat Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ende. Bapak Kepala Kantor menjadi Narasumber dengan didampingi Kasubag Tata Usaha Drs. Nikolaus Nuka, dalam rapat koordinasi dimaksud. Peserta yang hadir dalam rapat dimaksud terdiri dari, Para Kepala Seksi /Penyelenggara, Para Kepala Madrasah Negeri se-Kabupaten Ende, Para Kepala KUA Kecamatan se-kabupaten Ende, Para Bendahara. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Sekretariat Jenderal ini membahas empat agenda penting antara lain yang pertama : Penyampaian Panduan Pelaksanaan Anggaran Tahun 2013, kedua, Penyampaian petunjuk teknis Pengelolaan Bantuan Sosial Keagamaan, ketiga Menyikapi Edaran Kepala Kantor Wilayah Propinsi Nusa Tenggara Timur, dan keempat Membahas Rencana Buka Puasa Bersama Papalele dan Mamalele.Dalam arahan pembukaannya, Bapak Kepala kantor Kementerian Agama Kabupaten Ende Yosef Nganggo, S.Ag, menjelaskan bahwa pada pertengahan Juni kemarin bintang yang menghambat telah rontok, itu artinya kita sudah bisa melaksanakan kegiatan dengan dana tersebut. Agar kita bisa melaksanakan tugas kita itu lebih efektif dan efisien maka kita perlu duduk bersama untuk mengkoordinasi secara lebih baik terhadap kegiatan-kegiatan yang kita emban bersama dalam tahun 2013 ini. Dan inilah maksud diadakannya rapat koordinasi ini sehingga kegiatan kita lebih efektif, lebih efisien dan lebih terkoordinasi dengan baik.Lebih lanjut beliau menjelaskan bahwa tugas kita yang pertama saat ini adalah menyesuaikan kembali jadwal waktu kita yang sudah disusun sebelumnya. Yang kedua kita melaksanakan kegiatan kita dengan panduan pelaksanaan anggaran tahun 2013. Kita harus memahami tugas dan kewenangan kita masing-masing sesuai panduan pelaksanaan anggaran baik sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Bendahara dan lainnya.Sebagai pengendali pelaksanaan kegiatan kita, maka kita perlu bentuk team pengendali yakni SPIKAN (Sistem Pengendalian Internal Kementerian Agama) ditingkat Kabupaten. Diharapkan dengan adanya team ini, laporan kegiatan kita baik di Madrasah-Madrasah maupun di Kantor Kemenag Kab. Ende dapat diandalkan. Selain itu beliau juga menjelaskan tentang panduan pelaksanaan bantuan sosial keagamaan yang diberikan kepada pihak ketiga. Beliau menghimbau agar semua pelaksanaan kegiatan bantuan sosial harus tetap memperhatikan panduan atau petunjuk yang sudah dibagikan kepada kita semua.Dalam sesi Tanya jawab, Kepala Seksi Bimas Islam, Hamidy Bara Ray, MA, memberikan masukan agar jangan karena didesak waktu kita lupa memperhatikan aturan yang menjadi acuan pelaksanaan Anggaran. Beliau menghimbau agar kita tetap melaksanakan kegiatan kita dengan tetap memperhatikan panduan dan aturan yang ada. Dengan nada pesimis beliau meragukan apakah kita semua mampu menyelesaikan semua kegiatan dari dana DIPA tersebut mengingat waktu yang sangat singkat. Kepala Seksi Pendidikan Islam, Bapak Muhamad Sadiq, S.Ag, juga mengeluhkan hal yang sama, apalagi dengan keterbatasan waktu dan sumber daya manusia yang ada, apakah kita mampu menyelesaikan semua kegiatan. Beliau menghimbau agar perlu dibuat satu pertemuan lagi sehingga ada persamaan persepsi tentang pelaksanaan Anggaran tahun 2013. Hal senada juga disampaikan oleh kepala seksi pendidikan katolik Bapak Drs. Fransiskus Naga, juga mengharapkan agar team verifikasi harus lebih proaktif memberikan masukan dan informasi bagi semua PPK tentang pelaksanaan kegiatan sehingga tidak terjadi kesalahan dalam pelaksanaan anggaran. Usulan dan himbauan terakhir dari Kepala Seksi Urusan Agama Katolik, Bapak Aloysius Hari, S.Ag, beliau menyikapi dengan positif jika ada perbaikan dari team verifikasi, karna itu menjadi salah satu hal penting untuk meminimalisasi terjadinya kesalahan pelaksanaan kegiatan yang dibiayai dari dana Dipa. Beliau juga menambahkan agar semua PPK jangan mengganggap koreksi dari team verifikasi sebagai penghalang pelaksanaan kegiatan tetapi harus menyikapi dengan positif bagi kebaikan bersama.Pada agenda Ketiga yakni menyikapi surat edaran Kepala Kantor Wilayah Propinsi Nusa Tenggara Timur tentang tidak diperbolehkan untuk memotong gaji pegawai dalam bentuk apapun, baik gaji, uang lauk-pauk, maupun uang sertifikasi. Beliau dengan tegas menghimbau agar semua satker memperhatikan dengan sungguh-sungguh seruan Bapak Kepala Kantor Wilayah Propinsi NTT ini. Sebagai penutup Bapak Yosef Ngganggo juga menjelaskan tentang rencana Kegiatan Buka Puasa bersama. Pada tahun lalu kita sudah pernah laksanakan kegiatan buka puasa bersama para ojek lintas agama. Dan tahun ini akan melaksanakan kegiatan “Buka Puasa Bersama Papalele dan Mamalele”. Beliau menambahkan bahwa, mereka-mereka itu adalah warga masyarakat beragama yang kurang diperhatikan, kita perlu memperhatikan mereka dengan bentuk yang sederhana berupa buka puasa bersama. Tentu saja diawali dengan pencerahan oleh para narasumber dari berbagai tokoh Agama. (d-Lori)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.089358 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.72
Jumlah pengunjung: 683888
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.