Kamis, 27 Juni 2013, 08:50 – Bidang Haji & Umroh, Kankemenag
14 Calon Jamaah Haji Asal Kota Kupang Tunda Diberangkatkan

Kota Kupang (Inmas) Kebijakan pengurangan kuota jemaah haji Indonesia Tahun 1434 H / 2013 M oleh Pemerintah Kerajaan Arab Saudi sebesar 20 % dari 211.000 jemaah, maka sebanyak 42.200 Calon Jemaah Haji Indonesia ditunda keberangkatannya pada tahun 1434 H/ 2013 M, sesuai dengan surat Menteri Haji tanggal 22 Rajab 1434 H. Sementara itu, jumlah Calon Jamaah Haji Provinsi Nusa Tenggara Timur sesuai kuota nasional sebanyak 647 orang, dengan perincian, 51 orang yang tidak dapat melunasi BPIH pada tanggal jatuh tempo, 78 orang yang telah melunasi BPIH (Lunas tunda) dan 518 orang Lunas Berangkat.

Sementara itu, jumlah calon jamaah haji Kota Kupang khususnya tahun 1434 H / 2013 M sebanyak 176 orang, namun akibat dari kebijakan pengurangan kuota tersebut, maka 14 orang jamaah calon haji, batal diberangkatkan. Sedangkan 162 orang jamaah calon haji lainnya sedang dalam proses pengurusan dan penyelesaian paspor pada Kontor Imigrasi Kota Kupang, siap diberangkatkan ke Tanah Suci.

Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kota Kupang, H.Usman Meratu, S.Sos, dalam konferensi pers yang disampaikan secara tertulis, di dapur redaksi Tabloid Nirwana Kantor Kementerian Agama Kota Kupang (Rabu, 26 Juni 2013), pihaknya mengatakan bahwa Jemaah Calon Haji Reguler yang telah melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1434 H/ 2013 yang ditunda keberangkatannya, adalah jemaah haji yang memenuhi kriteria sesuai Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 62 Tahun 2013 Tentang Kriteria Penundaan Keberangkatan Jemaah Haji yang telah melunasi biaya penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 1434 H / 2013 M yakni, berusia 75 tahun ke atas, memiliki keterbatasan kemampuan fisik, sehingga memerlukan alat bantu antara lain kursi roda, tongkat, dan sebagainya serta memiliki nomor urut porsi yang terakhir hingga memenuhi pengurangan kuota yang ditentukan di provinsi atau Kabupaten/Kota. Lanjut dia, bahwa Jamaah Calon Haji yang Lunas Tunda Keberangkatannya, akan menjadi prioritas untuk diberangkatkan pada tahun 1435 H/ 2014 M, dan apabila di kemudian hari BPIH nya lebih besar dari besaran yang ditentukan pada tahun sebelumnya, maka jamaah calon haji tersebut tidak diwajibkan menambah selisih kurang nilai BPIH. Namun, apabila BPIH nya lebih kecil dari tahun sebelumnya, maka jamaah calon haji tersebut akan memperoleh pengembalian selisih lebih nilai BPIH.

“Ibadah Haji bukanlah keinginan kita, tetapi Ibadah Haji pada hakekatnya adalah undangan panggilan Allah SWT. Semua yang terjadi di bawah kolong langit ini, banyak yang sudah terjadi, atau pun yang akan terjadi, maupun yang belum terjadi, semuanya tidak terlepas dari campur tangan Allah SWT. Saya menghimbau dan mengajak para jamaah calon haji umumnya, dan para jamaah calon haji khususnya, daerah asal Kota Kupang yang Lunas Tunda Keberangkatannya tahun 1434 H / 2013 M, terimalah kenyataan ini dengan lapang dada dan banyak bersabar, sambil memanjatkan do’a ke hadirat Ilahi Rabby, kiranya senantiasa diberikan umur panjang, murah rezeki, dijauhkan dari malapetaka, bala dan bencana, sehingga dapat dipanggil oleh Allah SWT untuk menunaikan Ibadah Haji di Tanah Suci Mekkahtul Mukarramah Wa Madinatul Munawwarah di tahun yang akan datang” ajaknya. (MNC)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.637204 detik
Diakses dari alamat : 10.1.7.68
Jumlah pengunjung: 649976
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.