Sabtu, 11 Mei 2013 –
Dirjen Bimas Katolik Resmikan Asrama Baru SMA Seminari St. Yohanes Berchmans Mataloko

Bajawa (Humas) – Kebahagiaan terpancar dari seluruh penghuni Seminari St. Yohanes Berchmans Mataloko karena pada Selasa, 7 Mei 2013, Dirjen Bimas Katolik Kementerian Agama RI, Semara Duran Antonius bersama Bupati Ngada, Marianus Sae, berkenan meresmikan penggunaan gedung baru asrama SMA Seminari St. Yohanes Berchmans Mataloko. Kehadiran gedung asrama yang tampak gagah dan megah ini menjadi berkat bagi umat Katolik kabupaten Ngada dan secara khusus pihak Seminari serta lebih khusus lagi bagi siswa-siswa SMA Seminari St. Yohanes Berchmans Mataloko; sehingga amat pantas bila Praeses Seminari Rm. Benediktus Daghi, Pr mengajak semua orang yang hadir dalam acara peresmian itu untuk mengucapkan syukur berlimpah kepada Tuhan yang telah mengatur segalanya pada waktunya.

Hadirnya gedung baru ini memang telah menjadi pemenuh kerinduan yang telah lama diimpikan oleh pihak seminari karena gedung asrama lama yang telah uzur sudah tidak bisa digunakan lagi. Oleh karena itu, Praeses Seminari menyampaikan terima kasih yang berlimpah kepada semua pihak yang telah menjadi perpanjangan tangan Tuhan dalam menjawabi kerinduan tersebut.

Dalam kesempatan sambutan, Dirjen Bimas Katolik Kementerian Agama RI yang mengamini khotbah Uskup Sensi dalam perayaan Ekaristi menandaskan bahwa bangunan gedung bukanlah tujuan akhir. Fungsi gedung cumalah sarana perantara. Yang terpenting adalah manusia yang adalah subjek dari keberadaan gedung tersebut. Berkaitan dengan itu, Dirjen Bimas Katolik menegaskan kepada semua pihak teristimewa semua elemen di lingkup Seminari St. Yohanes Berchmans ini untuk selalu memperhatikan kualitas manusia. Beliau berharap supaya dengan kehadiran gedung baru ini para calon Imam yang dididik di Seminari ini benar-benar tumbuh sebagai pribadi yang tangguh dan tahan uji di tengah pergolakan zaman. Beliau meminta supaya kualitas kepribadian yang mantap mesti diutamakan karena sejak dahulu lembaga pendidikan Katolik dikenal sebagai lembaga pendidikan yang mumpuni dan berhasil membangun manusia yang berkualitas dan berkarakter. Hal inilah yang menjadi sumbangsih terbesar dari Gereja Katolik dalam pembangunan masyarakat. Untuk maksud ini, pemerintah dalam hal ini melalui Kementerian Agama senantiasa mendukung segala upaya menuju terwujudnya kualitas manusia yang diharapkan.

Acara peresmian gedung ini ditandai dengan penanda tangan prasasti peresmian oleh Dirjen Bimas Katolik bersama Bupati Ngada yang dilanjutkan dengan pengguntingan pita oleh Dirjen Bimas Katolik dengan disaksikan oleh Uskup Agung Ende, Kakanwil Kementerian Agama Propinsi NTT serta para pejabat dan undangan yang hadir. Dalam wejangan sesudah seremoni pemberkatan, Uskup Sensi menegaskan kepada pihak Seminari selain untuk senantiasa bersyukur juga supaya semua pihak bisa mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas yang ada . “Sebagai manusia yang beradab kita mesti tahu memanfaatkan segala sesuatu dengan baik. Karena yang terpenting bukan soal gedungnya tetapi pembangunan karakter/peradaban. Olehnya kita ditantang bukan saja untuk menciptakan rasa at home tetapi juga mesti mampu tampil sebagai manusia jempolan ” ujar Uskup menutupi wejangan. (yonsch)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.039844 detik
Diakses dari alamat : 10.1.7.64
Jumlah pengunjung: 640641
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.