berita Terkini
  • Kamis, 11 Februari 2016, 16:02 Tabuhan Rebana Sambil Menari Antar Kanwil B Ke Final Kupang (Inmas) – Tabuhan rebana yang bertalu-talu disertai lenggak-lenggok tubuh ala penari yang dilakukan para pendukung Kanwil B turut mengantar keenaman volly Kanwil B menggenggam satu tiket final dalam lanjutan pertandingan volly HAB ke-70 tingkat Provinsi NTT (Kamis, 11/02/2016). Pemandangan ini terlihat dalam laga semifinal ketika Kanwil B berhadapan dengan MTsN Kupang. Para pendukung Kanwil yang khusus datang untuk menyemangati para pemain Kanwil B tak henti-hentinya meneriakan,&ld...
  • Kamis, 11 Februari 2016, 15:58 Di Rumah Sendiri, MTsN Tersingkir Kupang (Inmas) – Bertanding di ‘rumah’ sendiri, keenaman volly putra MTsN Kupang harus tersingkir dari perhelatan perebutan gelar juara volly dalam rangka HAB ke-70 tingkat Provinsi NTT usai dikalahkan keenaman Kanwil B pada babak semifinal (Kamis, 11/02/2016). Dihadapan ratusan pendukungnya, MTsN Kupang jual beli serangan dengan Kanwil B melalui smash-smash keras di awal set pertama. Namun, penjagaan area yang baik dengan kemampuan membaca pertandingan disertai kegesitan mena...
Link Banner
Renungan
  • “Hendaklah kalian bersikap jujur, karena kejujuran itu akan membawa pada kebaikan, sedangkan kebaikan akan membawa kepada surga. Tidaklah seorang bersikap jujur & selalu berbuat jujur hingga ia ditulis di sisi Allah sebagai orang yg jujur. Dan hendaklah kalian menjauhi sikap dusta, karena kedustaan itu akan membawa pada kekejian, sedangkan kekejian akan membawa kepada neraka. Dan tidaklah seorang berbuat dusta & selalu berdusta hingga ia ditulis di sisi Allah sebagai seorang pendusta.” (HR. Bukhari)
  • Kamu harus menjadi bagian dari perubahan yang ingin kamu saksikan di dunia ini (Mahatma Ghandi)
  • tujuh dosa sosial : politik tanpa prinsip, kekayaan tanpa bekerja, kesenangan tanpa hati nurani, pengetahuan tanpa karakter, perdagangan tanpa moral, ilmu pengetahuan tanpa kemanusiaan, ibadah tanpa pengorbanan (mahatma gandhi)
  • Sudah tiba waktu untuk mendidik masyarakat, untuk menghentikan semua perselisihan yang mengatasnamakan agama, kebudayaan, negara, serta sistem politik dan ekonomi yang berbeda. Berperang adalah sia-sia. Bunuh diri (Dalai Lama ke-14 Tenzin Gyatso, tokoh spiritual Tibet)
  • Agama-agama ada jalan yang berbeda yang akan bertemu pada titik yang sama. Apakah menjadi suatu masalah jika kita mengambil jalan yang berbeda, selama kita meraih tujuan yang sama. Apakah ada alasan untuk berselisih. (Mahatma Ghandi)
  • Pada masa senja kehidupan, Tuhan tidak menghakimi kita atas kepemilikan duniawi dan kesuksesan manusiawi melainkan pada seberapa banyak kita telah berbuat kasih. (Yohanes dari Salib)
  • Galeri Video
    FAQ
    Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.043946 detik
    Diakses dari alamat : 10.1.7.240
    Jumlah pengunjung: 1434159
    Lihat versi mobile
    Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
    © Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.